<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.1.3" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>BeritaHabitat.Net</title>
	<link>http://beritahabitat.net</link>
	<description>Portal Lingkungan Hidup Kita</description>
	<pubDate>Thu, 04 Feb 2010 13:56:51 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.1.3</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Pembunuh Harimau di Kebun Binatang Jambi di Vonis 3 Tahun 10 bulan Penjara</title>
		<link>http://beritahabitat.net/2010/02/04/pembunuh-harimau-di-kebun-binatang-jambi-di-vonis-3-tahun-10-bulan-penjara/</link>
		<comments>http://beritahabitat.net/2010/02/04/pembunuh-harimau-di-kebun-binatang-jambi-di-vonis-3-tahun-10-bulan-penjara/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Feb 2010 13:55:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jack Rimbawan291</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Satwa Kita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritahabitat.net/2010/02/04/pembunuh-harimau-di-kebun-binatang-jambi-di-vonis-3-tahun-10-bulan-penjara/</guid>
		<description><![CDATA[Ditulis oleh ira
JAMBI – Terdakwa Syamsudin tertunduk lesu di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Jambi kemarin (23/12). Menurut majelis hakim yang diketuai NJ Marbun, pembunuh harimau sumatera, Sella, itu terbukti secara sah dan meyakinkan. Karena itu, Syamsuddin divonis pidana penjara selama 3 tahun 10 bulan. Selain itu, majelis hakim mewajibkan terdakwa membayar denda Rp 1 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ditulis oleh ira<br />
JAMBI – Terdakwa Syamsudin tertunduk lesu di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Jambi kemarin (23/12). Menurut majelis hakim yang diketuai NJ Marbun, pembunuh harimau sumatera, Sella, itu terbukti secara sah dan meyakinkan. Karena itu, Syamsuddin divonis pidana penjara selama 3 tahun 10 bulan. Selain itu, majelis hakim mewajibkan terdakwa membayar denda Rp 1 juta subsider dua bulan kurungan. <a href="http://beritahabitat.net/2010/02/04/pembunuh-harimau-di-kebun-binatang-jambi-di-vonis-3-tahun-10-bulan-penjara/#more-317" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
<p class="akst_link"><a href="http://beritahabitat.net/?p=317&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_317" class="akst_share_link" rel="nofollow">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritahabitat.net/2010/02/04/pembunuh-harimau-di-kebun-binatang-jambi-di-vonis-3-tahun-10-bulan-penjara/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Aktifis Lingkungan atau Pengusaha Perusak Hutan?</title>
		<link>http://beritahabitat.net/2009/12/23/aktifis-lingkungan-atau-pengusaha-perusak-hutan/</link>
		<comments>http://beritahabitat.net/2009/12/23/aktifis-lingkungan-atau-pengusaha-perusak-hutan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2009 09:00:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lutfi Pratomo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritahabitat.net/2009/12/23/aktifis-lingkungan-atau-pengusaha-perusak-hutan/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Lutfi Pratomo
Malang &#124; Kata siapa menjadi aktifis lingkungan tidak sama menjadi aktifis politik yang selalu berkelit. Namun, tetap saja yang namanya aktifis senangnya berkelit meski aktifis lingkungan atau aktifis lainnya. Banyak organisasi lingkungan dengan sloganisasi non profit atau non politik atau juga non sense.
Share This
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh Lutfi Pratomo</p>
<p>Malang | Kata siapa menjadi aktifis lingkungan tidak sama menjadi aktifis politik yang selalu berkelit. Namun, tetap saja yang namanya aktifis senangnya berkelit meski aktifis lingkungan atau aktifis lainnya. Banyak organisasi lingkungan dengan sloganisasi non profit atau non politik atau juga <em>non sense</em>. <a href="http://beritahabitat.net/2009/12/23/aktifis-lingkungan-atau-pengusaha-perusak-hutan/#more-314" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
<p class="akst_link"><a href="http://beritahabitat.net/?p=314&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_314" class="akst_share_link" rel="nofollow">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritahabitat.net/2009/12/23/aktifis-lingkungan-atau-pengusaha-perusak-hutan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Polda Jatim Sita Puluhan Kukang dan Lutung di Ngawi</title>
		<link>http://beritahabitat.net/2009/11/24/polda-jatim-sita-puluhan-kukang-dan-lutung-di-ngawi/</link>
		<comments>http://beritahabitat.net/2009/11/24/polda-jatim-sita-puluhan-kukang-dan-lutung-di-ngawi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 05:09:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jack Rimbawan291</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Habitat Kita]]></category>

		<category><![CDATA[Satwa Kita]]></category>

		<category><![CDATA[Konservasi LH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritahabitat.net/2009/11/24/polda-jatim-sita-puluhan-kukang-dan-lutung-di-ngawi/</guid>
		<description><![CDATA[<img src="http://beritahabitat.net/wp-content/plugins/yet-another-photoblog/cache/thumb.274addf8626f007b425724e4a4fd63e3.ad831480cbcb288f929576c73c4432f8.jpeg" width="180" height="240" style="float:left;padding:0 5px 5px 0;" >Dua minggu setelah ProFauna meluncurkan laporan tentang perdagangan satwa langka di pasar-pasar burung di Jawa, Polisi Daerah (Polda) Jawa Timur dengan dukungan dari ProFauna Indonesia dan Humane Society International (HSI) melakukan penyitaan puluhan satwa langka yang diperdagangkan secara ilegal di Ngawi, Jawa Timur (5/11/2009). Satwa langka yang disita tersebut adalah 21 ekor kukang (Nycticebus coucang), [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img src="http://beritahabitat.net/wp-content/plugins/yet-another-photoblog/cache/thumb.274addf8626f007b425724e4a4fd63e3.ad831480cbcb288f929576c73c4432f8.jpeg" width="180" height="240" style="float:left;padding:0 5px 5px 0;" ><p>Dua minggu setelah ProFauna meluncurkan laporan tentang perdagangan satwa langka di pasar-pasar burung di Jawa, Polisi Daerah (Polda) Jawa Timur dengan dukungan dari ProFauna Indonesia dan Humane Society International (HSI) melakukan penyitaan puluhan satwa langka yang diperdagangkan secara ilegal di Ngawi, Jawa Timur (5/11/2009). Satwa langka yang disita tersebut adalah 21 ekor kukang <em>(Nycticebus coucang)</em>, 15 ekor lutung jawa <em>(Trachypithecus auratus)</em>, 1 ekor elang laut <em>(Haliaeetus leucogaster) </em>dan 1 ekor kucing hutan <em>(Felis bengalensis)</em>. <a href="http://beritahabitat.net/2009/11/24/polda-jatim-sita-puluhan-kukang-dan-lutung-di-ngawi/#more-313" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
<p class="akst_link"><a href="http://beritahabitat.net/?p=313&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_313" class="akst_share_link" rel="nofollow">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritahabitat.net/2009/11/24/polda-jatim-sita-puluhan-kukang-dan-lutung-di-ngawi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Wildlife Trade in Bird Markets in Java is Still High</title>
		<link>http://beritahabitat.net/2009/11/04/wildlife-trade-in-bird-markets-in-java-is-still-high/</link>
		<comments>http://beritahabitat.net/2009/11/04/wildlife-trade-in-bird-markets-in-java-is-still-high/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 04:02:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jack Rimbawan291</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Kita]]></category>

		<category><![CDATA[Habitat Kita]]></category>

		<category><![CDATA[Satwa Kita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritahabitat.net/2009/11/04/wildlife-trade-in-bird-markets-in-java-is-still-high/</guid>
		<description><![CDATA[ The illegal wildlife trade in bird markets in Java Island, Indonesia, is still high. From the latest survey conducted by ProFauna Indonesia with support by the World Animal Net (WAN) in 70 bird markets in the most developed and dense island in the country from May to July 2009.
Share This
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font size="3" face="Times New Roman"><font size="3"><font face="Times New Roman"><img src="http://images.faunanews.multiply.com/image/hEspmI4NM3VtoptU6YfCiA/photos/1M/300x300/34/ETHEJACKORCHIDSurvey-PB-di-JawaSURVEY-REZIsePB-AmbarawaDSC07690.JPG?et=qO7nHVZKLMHH1ahXBGO%2BWg&amp;nmid=0" align="left" border="0" /></font></font></font> The illegal wildlife trade in bird markets in Java Island, Indonesia, is still high. From the latest survey conducted by ProFauna Indonesia with support by the World Animal Net (WAN) in 70 bird markets in the most developed and dense island in the country from May to July 2009.  <a href="http://beritahabitat.net/2009/11/04/wildlife-trade-in-bird-markets-in-java-is-still-high/#more-311" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
<p class="akst_link"><a href="http://beritahabitat.net/?p=311&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_311" class="akst_share_link" rel="nofollow">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritahabitat.net/2009/11/04/wildlife-trade-in-bird-markets-in-java-is-still-high/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Gempa Bumi Tasikmalaya dan Padang: Refleksi Kesadaran Masyarakat Akan Bencana</title>
		<link>http://beritahabitat.net/2009/11/01/gempa-bumi-tasikmalaya-dan-padang-refleksi-kesadaran-masyarakat-akan-bencana/</link>
		<comments>http://beritahabitat.net/2009/11/01/gempa-bumi-tasikmalaya-dan-padang-refleksi-kesadaran-masyarakat-akan-bencana/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 04:11:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritahabitat.net/2009/11/01/gempa-bumi-tasikmalaya-dan-padang-refleksi-kesadaran-masyarakat-akan-bencana/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Nanang Safari*)
Indonesia dikenal sebagai negeri yang memiliki keindahan dan kekayaan alam yang melimpah, tersebar di seluruh kawasan negeri. Tetapi di sisi lain, seluruh wilayah Indonesia ini juga berada dalam sebuah wilayah yang rawan akan berbagai macam bencana. Pantas saja para ahli bencana menyebut Negeri ini sebagai “supermarket bencana”. Lantas, sejauh manakah refleksi kesadaran masyarakat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Nanang Safari*)</p>
<p>Indonesia dikenal sebagai negeri yang memiliki keindahan dan kekayaan alam yang melimpah, tersebar di seluruh kawasan negeri. Tetapi di sisi lain, seluruh wilayah Indonesia ini juga berada dalam sebuah wilayah yang rawan akan berbagai macam bencana. Pantas saja para ahli bencana menyebut Negeri ini sebagai “<em>supermarket</em> bencana”. Lantas, sejauh manakah refleksi kesadaran masyarakat kita akan bencana? <a href="http://beritahabitat.net/2009/11/01/gempa-bumi-tasikmalaya-dan-padang-refleksi-kesadaran-masyarakat-akan-bencana/#more-312" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
<p class="akst_link"><a href="http://beritahabitat.net/?p=312&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_312" class="akst_share_link" rel="nofollow">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritahabitat.net/2009/11/01/gempa-bumi-tasikmalaya-dan-padang-refleksi-kesadaran-masyarakat-akan-bencana/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Two turtles have been returned to their habitat</title>
		<link>http://beritahabitat.net/2009/10/20/two-turtles-have-been-returned-to-their-habitat/</link>
		<comments>http://beritahabitat.net/2009/10/20/two-turtles-have-been-returned-to-their-habitat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 03:16:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Laut Kita]]></category>

		<category><![CDATA[Satwa Kita]]></category>

		<category><![CDATA[Berita Foto]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritahabitat.net/2009/10/20/two-turtles-returned-to-their-habitat/</guid>
		<description><![CDATA[<img src="http://beritahabitat.net/wp-content/plugins/yet-another-photoblog/cache/thumb.c02ddf43db32a6798a41aa29523e08c3.ad831480cbcb288f929576c73c4432f8.jpeg" width="180" height="119" style="float:left;padding:0 5px 5px 0;" >INDONESIA, JOGJAKARTA, 20 October 2009 : Penyu Lekang (Lepidochelys olivaceae) and Penyu Hijau (Chelonia Midas) are preparing to release back to the sea after accidentally been netted by fisherman. The releasing of turtle hold by Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jogjakarta/BKSDA Jogjakarta (Indonesia Nature Resources Authority) and Forum Konservasi Penyu Bantul (Bantul Turtle Conservation Forum) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img src="http://beritahabitat.net/wp-content/plugins/yet-another-photoblog/cache/thumb.c02ddf43db32a6798a41aa29523e08c3.ad831480cbcb288f929576c73c4432f8.jpeg" width="180" height="119" style="float:left;padding:0 5px 5px 0;" ><p>INDONESIA, JOGJAKARTA, 20 October 2009 : Penyu Lekang (Lepidochelys olivaceae) and Penyu Hijau (Chelonia Midas) are preparing to release back to the sea after accidentally been netted by fisherman. The releasing of turtle hold by Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jogjakarta/BKSDA Jogjakarta (Indonesia Nature Resources Authority) and Forum Konservasi Penyu Bantul (Bantul Turtle Conservation Forum) in Samas Beach, one of the beach south Jogjakarta Province where being a place for turtle spawning on. Turtle is a reptile which is protected under Indonesian Law, Peraturan Pemerintah No. 7/1999, because turtle population is decreased rapidly in the world. The food consumption, medical nutrient, souvenir, the damage of beach and sea may caused the decreasing of the population. In the world, there are 7 turtles species live in, 6 of all live in Indonesia.  <a href="http://beritahabitat.net/2009/10/20/two-turtles-have-been-returned-to-their-habitat/#more-309" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
<p class="akst_link"><a href="http://beritahabitat.net/?p=309&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_309" class="akst_share_link" rel="nofollow">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritahabitat.net/2009/10/20/two-turtles-have-been-returned-to-their-habitat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Melanie Subono Duta ProFauna Bagi-bagi Stiker Bareng &#8216;Kera&#8217;</title>
		<link>http://beritahabitat.net/2009/10/20/melanie-subono-duta-profauna-bagi-bagi-stiker-bareng-kera/</link>
		<comments>http://beritahabitat.net/2009/10/20/melanie-subono-duta-profauna-bagi-bagi-stiker-bareng-kera/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 01:51:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jack Rimbawan291</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Kita]]></category>

		<category><![CDATA[Satwa Kita]]></category>

		<category><![CDATA[Sosok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritahabitat.net/2009/10/21/melanie-subono-duta-profauna-bagi-bagi-stiker-bareng-kera/</guid>
		<description><![CDATA[<img src="http://beritahabitat.net/wp-content/plugins/yet-another-photoblog/cache/thumb.b4bfb432f99dd0f12929031b03f9b960.ad831480cbcb288f929576c73c4432f8.jpeg" width="180" height="218" style="float:left;padding:0 5px 5px 0;" >Sebuah organisasi perlindungan satwa liar Pro Fauna menggelar kampanye di Taman Cikapayang. Artis Melanie Subono sebagai duta Pro Fauna pun membagi-bagikan stiker ke setiap pengendara yang lewat di kawasan tersebut.
Share This
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img src="http://beritahabitat.net/wp-content/plugins/yet-another-photoblog/cache/thumb.b4bfb432f99dd0f12929031b03f9b960.ad831480cbcb288f929576c73c4432f8.jpeg" width="180" height="218" style="float:left;padding:0 5px 5px 0;" ><p>Sebuah organisasi perlindungan satwa liar Pro Fauna menggelar kampanye di Taman Cikapayang. Artis Melanie Subono sebagai duta Pro Fauna pun membagi-bagikan stiker ke setiap pengendara yang lewat di kawasan tersebut. <a href="http://beritahabitat.net/2009/10/20/melanie-subono-duta-profauna-bagi-bagi-stiker-bareng-kera/#more-307" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
<p class="akst_link"><a href="http://beritahabitat.net/?p=307&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_307" class="akst_share_link" rel="nofollow">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritahabitat.net/2009/10/20/melanie-subono-duta-profauna-bagi-bagi-stiker-bareng-kera/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Balai KSDA Bali dan ProFauna Tangkap Sindikat Penyelundupan Satwa ke Luar Negeri</title>
		<link>http://beritahabitat.net/2009/10/06/balai-ksda-bali-dan-profauna-tangkap-sindikat-penyelundupan-satwa-ke-luar-negeri/</link>
		<comments>http://beritahabitat.net/2009/10/06/balai-ksda-bali-dan-profauna-tangkap-sindikat-penyelundupan-satwa-ke-luar-negeri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 05:13:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jack Rimbawan291</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Kita]]></category>

		<category><![CDATA[Satwa Kita]]></category>

		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritahabitat.net/2009/10/02/balai-ksda-bali-dan-profauna-tangkap-sindikat-penyelundupan-satwa-ke-luar-negeri/</guid>
		<description><![CDATA[<img src="http://beritahabitat.net/wp-content/plugins/yet-another-photoblog/cache/thumb.5bf1568f6db39bc1e2b13069484fb51d.ad831480cbcb288f929576c73c4432f8.jpeg" width="180" height="120" style="float:left;padding:0 5px 5px 0;" >Balai KSDA Bali dengan bantuan ProFauna berhasil menggulung sindikat perdagangan satwa langka yang melibatkan warga berkebangsaan Jepang (2/10/2009). Berdasarkan informasi dari ProFauna dan IAR, tim BKSDA Bali berhasil menggagalkan penyelundupan 16 ekor satwa langka dan menangkap 2 orang warga negara Jepang yaitu Naoki Kammatsu dan Tonotobu Yamamoto. Satwa yang disita tersebut kebanyakan adalah jenis elang, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img src="http://beritahabitat.net/wp-content/plugins/yet-another-photoblog/cache/thumb.5bf1568f6db39bc1e2b13069484fb51d.ad831480cbcb288f929576c73c4432f8.jpeg" width="180" height="120" style="float:left;padding:0 5px 5px 0;" ><p>Balai KSDA Bali dengan bantuan ProFauna berhasil menggulung sindikat perdagangan satwa langka yang melibatkan warga berkebangsaan Jepang (2/10/2009). Berdasarkan informasi dari ProFauna dan IAR, tim BKSDA Bali berhasil menggagalkan penyelundupan 16 ekor satwa langka dan menangkap 2 orang warga negara Jepang yaitu Naoki Kammatsu dan Tonotobu Yamamoto. Satwa yang disita tersebut kebanyakan adalah jenis elang, termasuk elang jawa (Spizaetus bartelsi) yang sudah langka. <a href="http://beritahabitat.net/2009/10/06/balai-ksda-bali-dan-profauna-tangkap-sindikat-penyelundupan-satwa-ke-luar-negeri/#more-305" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
<p class="akst_link"><a href="http://beritahabitat.net/?p=305&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_305" class="akst_share_link" rel="nofollow">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritahabitat.net/2009/10/06/balai-ksda-bali-dan-profauna-tangkap-sindikat-penyelundupan-satwa-ke-luar-negeri/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>RAMAI-RAMAI TANGKAP PENJAHAT SATWA LIAR ! BRavo Polres ARU &#8220;Tangkap Sindikat SATWA LIAR&#8221;</title>
		<link>http://beritahabitat.net/2009/10/03/ramai-ramai-tangkap-penjahat-satwa-liar-bravo-polres-aru-tangkap-sindikat-satwa-liar/</link>
		<comments>http://beritahabitat.net/2009/10/03/ramai-ramai-tangkap-penjahat-satwa-liar-bravo-polres-aru-tangkap-sindikat-satwa-liar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 22:20:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jack Rimbawan291</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Kita]]></category>

		<category><![CDATA[Satwa Kita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritahabitat.net/2009/10/03/ramai-ramai-tangkap-penjahat-satwa-liar-bravo-polres-aru-tangkap-sindikat-satwa-liar/</guid>
		<description><![CDATA[<img src="http://beritahabitat.net/wp-content/plugins/yet-another-photoblog/cache/thumb.9cda77e9f516ec69c748c3b42a18ebe6.ad831480cbcb288f929576c73c4432f8.jpeg" width="180" height="273" style="float:left;padding:0 5px 5px 0;" >Dalam sebuah berita pagi hari ini (11/09/09) di ujung timur Indonesia yang berbatasan dengan samudra pasifik, Polres Aru Maluku berhasil mengungkap penyelundupan 101 satwa liar. rekan-rekan Polri saat ini mulai tunjukan taring melawan kejahatan satwa liar, dengan berbagai aksinya di seluruh penjuru Indonesia.
Share This
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img src="http://beritahabitat.net/wp-content/plugins/yet-another-photoblog/cache/thumb.9cda77e9f516ec69c748c3b42a18ebe6.ad831480cbcb288f929576c73c4432f8.jpeg" width="180" height="273" style="float:left;padding:0 5px 5px 0;" ><p>Dalam sebuah berita pagi hari ini (11/09/09) di ujung timur Indonesia yang berbatasan dengan samudra pasifik, Polres Aru Maluku berhasil mengungkap penyelundupan 101 satwa liar. rekan-rekan Polri saat ini mulai tunjukan taring melawan kejahatan satwa liar, dengan berbagai aksinya di seluruh penjuru Indonesia. <a href="http://beritahabitat.net/2009/10/03/ramai-ramai-tangkap-penjahat-satwa-liar-bravo-polres-aru-tangkap-sindikat-satwa-liar/#more-304" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
<p class="akst_link"><a href="http://beritahabitat.net/?p=304&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_304" class="akst_share_link" rel="nofollow">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritahabitat.net/2009/10/03/ramai-ramai-tangkap-penjahat-satwa-liar-bravo-polres-aru-tangkap-sindikat-satwa-liar/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pasar Ngasem Dinilai Ikut Andil dalam Perdagangan Ilegal Satwa Liar</title>
		<link>http://beritahabitat.net/2009/09/14/pasar-ngasem-dinilai-ikut-andil-dalam-perdagangan-ilegal-satwa-liar/</link>
		<comments>http://beritahabitat.net/2009/09/14/pasar-ngasem-dinilai-ikut-andil-dalam-perdagangan-ilegal-satwa-liar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 03:11:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Jack Rimbawan291</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Berita Kita]]></category>

		<category><![CDATA[Habitat Kita]]></category>

		<category><![CDATA[Hutan Kita]]></category>

		<category><![CDATA[Satwa Kita]]></category>

		<category><![CDATA[Konservasi LH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://beritahabitat.net/2009/09/14/pasar-ngasem-dinilai-ikut-andil-dalam-perdagangan-ilegal-satwa-liar/</guid>
		<description><![CDATA[<img src="http://beritahabitat.net/wp-content/plugins/yet-another-photoblog/cache/thumb.abff439210c145bba0c1de904ea2b38e.ad831480cbcb288f929576c73c4432f8.jpeg" width="180" height="135" style="float:left;padding:0 5px 5px 0;" > JOGJA - Tak banyak pihak menyadari bahwa maraknya perdagangan satwa liar di Indonesia sesungguhnya sangat mengancam kelestarian satwa itu sendiri. Masyarakat sudah terlanjur menganggap bahwa jual beli satwa-satwa liar dan langka adalah hal biasa yang tak melanggar peraturan. Peraturan yang dibuat pemerintah untuk melindungi keberadaan satwa liar ini pun semakin terabaikan.
Share This
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img src="http://beritahabitat.net/wp-content/plugins/yet-another-photoblog/cache/thumb.abff439210c145bba0c1de904ea2b38e.ad831480cbcb288f929576c73c4432f8.jpeg" width="180" height="135" style="float:left;padding:0 5px 5px 0;" ><p> JOGJA - Tak banyak pihak menyadari bahwa maraknya perdagangan satwa liar di Indonesia sesungguhnya sangat mengancam kelestarian satwa itu sendiri. Masyarakat sudah terlanjur menganggap bahwa jual beli satwa-satwa liar dan langka adalah hal biasa yang tak melanggar peraturan. Peraturan yang dibuat pemerintah untuk melindungi keberadaan satwa liar ini pun semakin terabaikan.  <a href="http://beritahabitat.net/2009/09/14/pasar-ngasem-dinilai-ikut-andil-dalam-perdagangan-ilegal-satwa-liar/#more-306" class="more-link">(more&#8230;)</a></p>
<p class="akst_link"><a href="http://beritahabitat.net/?p=306&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_306" class="akst_share_link" rel="nofollow">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://beritahabitat.net/2009/09/14/pasar-ngasem-dinilai-ikut-andil-dalam-perdagangan-ilegal-satwa-liar/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
