INDONESIA, JOGJAKARTA, 20 October 2009 : Penyu Lekang (Lepidochelys olivaceae) and Penyu Hijau (Chelonia Midas) are preparing to release back to the sea after accidentally been netted by fisherman. The releasing of turtle hold by Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jogjakarta/BKSDA Jogjakarta (Indonesia Nature Resources Authority) and Forum Konservasi Penyu Bantul (Bantul Turtle Conservation Forum) in Samas Beach, one of the beach south Jogjakarta Province where being a place for turtle spawning on. Turtle is a reptile which is protected under Indonesian Law, Peraturan Pemerintah No. 7/1999, because turtle population is decreased rapidly in the world. The food consumption, medical nutrient, souvenir, the damage of beach and sea may caused the decreasing of the population. In the world, there are 7 turtles species live in, 6 of all live in Indonesia. (more…)
Arsip Kategori ‘Berita Foto’
ProFauna Meminta Segera Usut Kasus Pembunuhan Gajah PKG Seblat Bengkulu
Perburuan gajah dan harimau di Bengkulu Sumatera kian marak saja. Kasus terakhir yang tercatat oleh ProFauna adalah kasus kematian 2 ekor gajah betina bernama Gia dan Paula di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Seblat Bengkulu, Sumatera, pada tanggal 23 Maret 2009. Dua ekor gajah tersebut mati akibat luka tembak di kepalanya. Di kepala Gia ditemukan proyektil peluru yang menghancurkan otaknya dan menyebabkan pendarahan hebat. (more…)
Mata Luar Biasa si Mantis
Foto ini dihasilkan dari tangan dingin seorang penyelam bernama Teguh Tirtasaputra. Saat melakukan penyelaman di perairan dangkal Pulau Weh, Nanggroe Aceh Darussalam, salah seorang relawan kegiatan Indonesia Reef 2007 ini berhasil menangkap aksi udang mantis (Odontodactylus scyllarus). (more…)
Nasib Monyet Liar Hutan Lindung Sibaganding Sumatera Utara
Beberapa minggu yang lalu, saya melakukan liputan tentang monyet-monyet liar yang ada di Hutan Lindung Sibatu Loting, Sibaganding, Parapat Sumatera Utara. Hutan lindung ini berlokasi sekitar 3 km menjelang kota Parapat, Sumatera Utara. Di hutan ini hidup ratusan, bahkan mungkin ribuan ekor monyet liar. Sayangnya, kondisi mereka tampak memprihatinkan, badan mereka kurus (more…)
Kali Ibukota dan Aliran Sampah
Pemandangan sungai/kali penuh dengan tumpukan sampah memang bukan hal yang baru di Jakarta. Acapkali, ketika kita melintas di dekat aliran sungai/kali itu, bau busuk sampah begitu akan mampir dan menyengat hidung kita. (more…)
Bukan Tempat Pilihan
Wajah metropolis Jakarta menyimpan sejuta kepahitan. Untuk bertahan hidup, banyak yang harus hidup di bantaran kali. Di dalam bangunan triplek dan seng yang seadanya. Air bersih dan kebersihan sungai tidaklah menjadi prioritas utama lagi. Sehingga, potensi penyakit juga membayangi.
Kekeringan Melanda Gunung Kidul

Telaga di desa Giri Suko Kecamatan panggang Gunung Kidul adalah salah satu telaga yang mengering airnya akibat kemarau berkepanjangan. Warga desa harus rela berjalan puluhan kilometer untuk mendapatkan air di desa sebelah atau rela mengeluarkan biaya untuk membeli air dari agen air. Di daerah “Krast” (dataran tinggi kapur) seperti Gunung Kidul, kekeringan merupakan siklus tahunan yang selalu terjadi. Namun diakui warga desa setempat, musim kemarau pada tahun 2006 ini terbilang cukup lama. Banyak telaga-telaga yang menyusut debit airnya bahkan hingga mengering seperti yang terjadi di telaga desa Giri Suko. Harga air yang mencapai 120 ribu per tangki yang bisa di beli di agen air dirasa warga setempat cukup mahal. Pembuatn sumur-sumur bor tentunya akan sangat membantu warga Gunung Kidul untuk bisa mendapatkan pasokan air bersih sepanjang tahun.

Telaga “Toet” merupakan telaga di Gunung Kidul yang sepanjang musim kemarau sebelumnya masih menyisakan air yang bisa dimanfaatkan oleh warga setempat. Mandi dan mencuci merupakan aktivitas yang sangat umum ditemui di telaga-telaga di Gunung Kidul.
Foto dan teks oleh Soedhar. Pemotretan dilakukan pada 9 September 2006
A river point at Sumberjaya, Lampung
ini bukan sekedar mistar, dari dirinya kita bisa tahu debit air sungai per hari or even per 15 menit.
Soenda Kelapa
Pelabuhan Sunda Kelapa yang terletak di utara Jakarta,saat ini menjadi salah satu tempat tujuan wisata unik. Hanya saja keberadaan sampah diseputar pelabuhan yang jaya pada abad 12 ini cukup menggangu kita bernolstagia kembali kemasa lampau. Seperti kita juga memimpikan langit biru, air yang jernih serta hutan yang kembali hijau. (more…)







