Dua minggu setelah ProFauna meluncurkan laporan tentang perdagangan satwa langka di pasar-pasar burung di Jawa, Polisi Daerah (Polda) Jawa Timur dengan dukungan dari ProFauna Indonesia dan Humane Society International (HSI) melakukan penyitaan puluhan satwa langka yang diperdagangkan secara ilegal di Ngawi, Jawa Timur (5/11/2009). Satwa langka yang disita tersebut adalah 21 ekor kukang (Nycticebus coucang), 15 ekor lutung jawa (Trachypithecus auratus), 1 ekor elang laut (Haliaeetus leucogaster) dan 1 ekor kucing hutan (Felis bengalensis). (more…)
Arsip Kategori ‘Konservasi LH’
Polda Jatim Sita Puluhan Kukang dan Lutung di Ngawi
Pasar Ngasem Dinilai Ikut Andil dalam Perdagangan Ilegal Satwa Liar
JOGJA - Tak banyak pihak menyadari bahwa maraknya perdagangan satwa liar di Indonesia sesungguhnya sangat mengancam kelestarian satwa itu sendiri. Masyarakat sudah terlanjur menganggap bahwa jual beli satwa-satwa liar dan langka adalah hal biasa yang tak melanggar peraturan. Peraturan yang dibuat pemerintah untuk melindungi keberadaan satwa liar ini pun semakin terabaikan. (more…)
Tiger Death Sees Calls for Action on Zoos
Environmentalist urged the government on Tuesday to tackle wildlife crime after a female Sumatran tiger was slaughtered in a zoo in Jambi last weekend. (more…)
ProFauna Serukan Pemerintah Ungkap Tuntas Kasus Kebun Binatang Taman Rimbo Jambi
Perdagangan bagian tubuh satwa liar khususnya harimau saat ini semakin memprihatinkan. ProFauna mencatat selama 4 bulan terakhir ini setidaknya ada tiga ekor harimau yang mati di kebun binatang. Sepertinya saat ini tidak ada lagi tempat yang aman lagi bagi harimau sumatera. Di hutan harimau terus diburu untuk diperdagangkan, dan ternyata harimau yang berada di kebun binatang juga tidak luput dari incaran pemburu harimau. (more…)
Hutan Lindung, Pulau Kecil, dan BHP-Biliton Itu
Pagi itu (23/10/2008), pukul 10.30 waktu setempat, di Queen Elizabeth II Conference Centre, Westminster Inggris, perusahaan BHP-Billiton sedang mengadakan pertemuan pemegang saham. Sementara di Indonesia, dan juga di wilayah dunia lainnya, perusahaan tersebut melakukan alih fungsi hutan lindung dan pulau kecil menjadi tambang batubara. (more…)
Pekarangan Rumah sebagai Alternatif Penangkaran Tanaman Obat Indonesia
Keanekaragaman hayati yang ada di bumi ini tak hanya digunakan sebagai bahan pangan ataupun untuk dinikmati keindahanannya saja, tetapi juga bermanfaat sebagai bahan untuk mengobati berbagai penyakit. Tanaman yang ada, terutama yang tumbuh di Indonesia dikenal sebagai bahan yang ampuh untuk obat dan digunakan sebagai bahan baku industri obat di Indonesia selain juga sebagai obat-obatan tradisional. Sebenarnya, tanaman yang berguna sebagai obat dapat juga ditemui sehari-hari. (more…)
COP: Lindungi Orangutan Di Luar Kawasan Konservasi
Centre for Orangutan Protection (COP) mendesak Departemen Kehutanan untuk segera bertindak proaktif melindungi orangutan yang berada di luar kawasan konservasi, terutama di Kalimantan Tengah. Jika tidak, prediksi COP yang menyatakan bahwa orangutan yang berada di luar kawasan konservasi di Kalimantan Tengah akan punah dalam 3 tahun mendatang, akan menjadi kenyataan. (more…)
Hentikan Kekerasan Terhadap Satwa Pada Tayangan Televisi
Sekarang ini, sedang marak tayangan yang menyuguhkan adegan dengan satwa liar. Awalnya berkembang dari petualang-petualangan yang memperlihatkan keanekaragaman hayati. Sayangnya sekarang, seperti akan dimunculkan ’trend’ eksploitasi satwa liar yang salah. Banyak tayangan yang menunjukkan ’ kekerasan ’ pada satwa liar dengan menampilkan adegan perburuan, pengulitan, pemotongan bagian-bagian satwa, bahkan acara memakan daging satwa itu sendiri. (more…)
Kami Bukan Pahlawan Konservasi
Oleh: Diah Rahayuningsih S, sepenggal kisah dari Panyabungan, Mandailing Natal, Sumatera Utara.
Di atas roda-roda kami hidup
Melewati sungai, gunung,
sawah  nan indah,
dan hamparan belantara luas
Menikmati hidup di antara ragamnya masyarakat Sumatera Utara
Hujan-badai tak berarti bagi kami
Seribu haling-rintang pun terlewati
O! Nikmatnya hidup ini…
(Panyabungan, Ramadhan 1425)
Malam itu hujan sangat lebat. Di kiri-kanan jalan, air mengalir kemana-mana. selokan tak lagi mampu menampung limpahan hujan tersebut. Jalan aspal terasa seperti sungai baru. Tiba-tiba, angkutan umum di hadapan kami berhenti mendadak. Mobil yang kami tumpangi pun ikut berhenti. Tak lama, para penumpang angkutan umum itu melambaikan tangan. (more…)
Menangkap Kejutan Tahun Baru di Way Kambas
Bayangan hitam itu tiba-tiba melintas di hadapan kami. Sejenak terkesiap, kami segera menghentikan kendaraan yang kami tumpangi – berharap bayangan tersebut tak terburu-buru pergi. Nyatanya, doa kami terkabul. Ia masih berkeliaran di jalan tanah yang sedang kami lewati ini. Kesempatan bagus yang hanya beberapa saat itu menjadi saat tepat untuk melakukan identifikasi.







