Angka orang yang terkena dampak dari krisis iklim akan meningkat sebesar 54% pada tahun 2015. Hal tersebut membutuhkan banyak respon darurat. Perubahan mendesak diperlukan untuk memperbarui sistem kemanusiaan. ”Dalam waktu 6 tahun, angka orang yang akan terkena dampak dari krisis iklim, diprediksi akan meningkat mencapai 375 juta manusia dan mengancam sistem bantuan kemanusiaan,” ungkap Jeremy Hobbs, Direktur Eksekutif Oxfam Internasional. (more…)
Arsip Kategori ‘Habitat Kita’
Oxfam: Dampak Krisis Iklim Perlu Respon dan Pembaruan Sistem Kemanusiaan
COP Serahkan Daftar Orangutan yang Dipelihara Secara Illegal
Centre for Orangutan Protection (COP) melaporkan kejahatan pemeliharaan orangutan kepada Departemen Kehutanan di Jakarta pada hari ini (22/04). Laporan tersebut berisi daftar mengenai pemeliharaan orangutan illegal yang lengkap dengan informasi rinci mengenai pelaku kejahatan (pemilik), foto orangutan, dan alamat lengkap. Seluruhnya berada di Kalimantan Barat dan pada dasarnya bukan informasi baru bagi petugas Departemen Kehutanan setempat. (more…)
ProFauna Meminta Segera Usut Kasus Pembunuhan Gajah PKG Seblat Bengkulu
Perburuan gajah dan harimau di Bengkulu Sumatera kian marak saja. Kasus terakhir yang tercatat oleh ProFauna adalah kasus kematian 2 ekor gajah betina bernama Gia dan Paula di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Seblat Bengkulu, Sumatera, pada tanggal 23 Maret 2009. Dua ekor gajah tersebut mati akibat luka tembak di kepalanya. Di kepala Gia ditemukan proyektil peluru yang menghancurkan otaknya dan menyebabkan pendarahan hebat. (more…)
Adakah Partai Politik Peduli Hutan dan Satwa Liar?
Dari sekian banyak partai politik (parpol) yang akan bertarung dalam Pemilu 2009, tak satupun yang memiliki program peduli terhadap pelestarian hutan dan satwa liar yang hampir punah keberadaannya. Chairman ProFauna Indonesia Rosek Nursahid, Rabu lalu, menyatakan, tak satupun parpol peserta Pemilu yang menunjukkan komitmennya dan program jelas terhadap pelestarian hutan dan satwa liar yang dilindungi. Padahal laju degradasi hutan dan satwa liar di Indonesia cukup tinggi. (more…)
Banjir Masih Mengancam Sumatera
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mencemaskan ancaman banjir di Sumatera. Hal ini terkait dengan semakin seringnya banjir yang terjadi. Walhi mencatat, sejak Maret hingga Nopember 2008 telah terjadi 34 kali banjir yang melanda beberapa propinsi di pulau ini. Mukri Friatna, Manager Regional Sumatera Eksekutif Nasional Walhi, memperkirakan total kerugian langsung akibat banjir mencapai 300-500 milyar per tahun. (more…)
Kelapa Sawit Ancam Keanekaragaman Hayati Indonesia
International Union for Conservation of Nature and Natural Resources baru-baru ini melansir daftar merah spesies tumbuhan dan binatang liar yang terancam kepunahannya. Setidaknya terdapat 236 species tumbuhan dan 51 species binatang liar yang berada di Kalimantan sedang meningkat trend keterancamannya. Penyebab utamanya adalah pembabatan hutan untuk perluasan perkebunan kelapa sawit. (more…)
Profauna Kampanye Perlindungan Burung Nuri dan Kakatua Bersama Masyarakat Manokwari Papua
Puluhan ribu burung Kakatua dan Nuri ditangkap dari alam Papua dan Maluku Utara untuk diperdagangkan di tingkat domestik dan diselundupkan keluar negeri. Fakta tersebut terungkap berdasarkan hasil investigasi ProFauna Indonesia tahun 2001-2002 yang berjudul Terbang Tanpa Sayap yang mengungkap ada sekitar 15.000 ekor burung Nuri dan Kakatua yang ditangkap dari alam untuk diperdagangkan. (more…)
Terdapat 3 Akar Masalah Penyebab Deforestasi dan Degradasi Hutan di Indonesia
Forest Watch Indonesia, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara, Global Forest Coalition dan Ikatan Cendekiawan Tanimbar Indonesia mengadakan pertemuan dengan tema ‘Laju dan Penyebab Deforestasi dan Degradasi Hutan di Indonesia’ (27-28 Oktober 2008). Dari pertemuan tersebut ditemuka bahwa tiga akar masalah dari deforestasi dan degradasi hutan di Indonesia. (more…)
Hutan Lindung, Pulau Kecil, dan BHP-Biliton Itu
Pagi itu (23/10/2008), pukul 10.30 waktu setempat, di Queen Elizabeth II Conference Centre, Westminster Inggris, perusahaan BHP-Billiton sedang mengadakan pertemuan pemegang saham. Sementara di Indonesia, dan juga di wilayah dunia lainnya, perusahaan tersebut melakukan alih fungsi hutan lindung dan pulau kecil menjadi tambang batubara. (more…)
Tuntut Pencabutan Amdal PT IMN, Warga Banyuwangi Datangi DPRD Jatim
Puluhan warga Banyuwangi mendatangi kantor DPRD Jawa Timur di Surabaya (15/10/08). Mereka mendesak pencabutan Amdal PT Indo Multi Niaga (IMN), perusahaan tambang emas yang akan membuang limbahnya ke laut Banyuwangi, Jawa Timur. Amdal yang disahkan oleh Gubenur Jatim Imam Utomo pada 27 Juli 2007 — dan ditingkatkan statusnya dari eksplorasi menjadi eksploitasi oleh DPRD Banyuwangi pada 9 Oktober 2007 — itu dinilai memiliki banyak kejanggalan dalam subtansi dan keterlibatan masyarakat. (more…)







