Semakin berkurangnya tutupan hutan yang ada di Pulau Jawa saat ini telah dirasakan menjadi suatu ancaman serius bagi masyarakat dan satwa liar endemik yang ada di Pulau Jawa. Terjadinya bencana yang secara rutin tiap tahun dan cenderung semakin meluas adalah salah satu indikasi bahwa daya dukung hutan terhadap kehidupan manusia semakin berkurang. (more…)
Arsip Kategori ‘Habitat Kita’
Hutan Jawa Terancam: ProFauna Serukan Gerakan Penyelamatan Hutan
ProFauna Menyerukan Langkah Praktis dan Politis Untuk Menyelamatkan Hutan di Jawa
Kondisi hutan di Pulau Jawa semakin memprihatinkan dan mengancam kehidupan masyarakat dan kelestarian satwa endemic Jawa. Berdasarkan data laju deforestasi yang dikeluarkan oleh departemen kehutanan periode 2003-2006, diketahui bahwa laju deforestasi terbesar terjadi di sumatera yaitu sebesar 268 000 Ha/tahun atau 22,8% dari total angka deforestasi rata-rata di Indonesia sebesar 1,17 juta Ha/th, hal ini diikuti dengan Pulau Kalimantan sebesar 239 ribu Ha/th (20,4%), Pulau Sulawesi sebesar 114,7 ribu ha/th (9,8 %), dan Pulau Jawa sebesar 2,5 ribu ha/tahun atau (0,2%). (more…)
Catatan Tahunan 2009 ProFauna Indonesia: Perdagangan dan Penyelundupan Satwa Liar Indonesia Masih Tinggi

Perdagangan dan penyelundupan satwa liar yang dilindungi di Indonesia pada tahun 2009 masih terbilang tinggi. Survey terakhir ProFauna Indonesia di 70 pasar burung yang dilakukan pada 2009 menemukan ada 183 ekor jenis satwa dilindungi yang diperdagangkan. Dari 70 pasar burung/lokasi yang dikunjungi di 58 kota tersebut, tercatat ada 14 pasar burung yang memperdagangkan burung nuri dan kakatua, 21 pasar memperdagangkan primata, 11 pasar memperdagangkan mamalia dan 13 pasar memperdagangkan raptor (burung pemangsa). (more…)
Polda Jatim Sita Puluhan Kukang dan Lutung di Ngawi
Dua minggu setelah ProFauna meluncurkan laporan tentang perdagangan satwa langka di pasar-pasar burung di Jawa, Polisi Daerah (Polda) Jawa Timur dengan dukungan dari ProFauna Indonesia dan Humane Society International (HSI) melakukan penyitaan puluhan satwa langka yang diperdagangkan secara ilegal di Ngawi, Jawa Timur (5/11/2009). Satwa langka yang disita tersebut adalah 21 ekor kukang (Nycticebus coucang), 15 ekor lutung jawa (Trachypithecus auratus), 1 ekor elang laut (Haliaeetus leucogaster) dan 1 ekor kucing hutan (Felis bengalensis). (more…)
Wildlife Trade in Bird Markets in Java is Still High
The illegal wildlife trade in bird markets in Java Island, Indonesia, is still high. From the latest survey conducted by ProFauna Indonesia with support by the World Animal Net (WAN) in 70 bird markets in the most developed and dense island in the country from May to July 2009. (more…)
Pasar Ngasem Dinilai Ikut Andil dalam Perdagangan Ilegal Satwa Liar
JOGJA - Tak banyak pihak menyadari bahwa maraknya perdagangan satwa liar di Indonesia sesungguhnya sangat mengancam kelestarian satwa itu sendiri. Masyarakat sudah terlanjur menganggap bahwa jual beli satwa-satwa liar dan langka adalah hal biasa yang tak melanggar peraturan. Peraturan yang dibuat pemerintah untuk melindungi keberadaan satwa liar ini pun semakin terabaikan. (more…)
ProFauna Serukan Pemerintah Ungkap Tuntas Kasus Kebun Binatang Taman Rimbo Jambi
Perdagangan bagian tubuh satwa liar khususnya harimau saat ini semakin memprihatinkan. ProFauna mencatat selama 4 bulan terakhir ini setidaknya ada tiga ekor harimau yang mati di kebun binatang. Sepertinya saat ini tidak ada lagi tempat yang aman lagi bagi harimau sumatera. Di hutan harimau terus diburu untuk diperdagangkan, dan ternyata harimau yang berada di kebun binatang juga tidak luput dari incaran pemburu harimau. (more…)
Profauna Serukan Pemerintah Segera Tutup Akses Perburuan Satwa Liar di Kawasan PKG Seblat
Dibukanya jalan poros yang merupakan bekas jalan logging untuk kepentingan pengangkutan sawit milik PT. Alno Agro Utama secara nyata telah berpengaruh terhadap terbukanya akses perburuan satwa liar di sekitar kawasan Pusat Konservasi Gajah (PKG) Seblat. ProFauna mencatat sepanjang tahun 2004 hingga 2007 sedikitnya ada 7 ekor gajah yang dibunuh. Pada tanggal 17 Juli 2007 seekor gajah jantan bernama Pratama mati mengenaskan, kepalanya hancur dan gadingnya hilang. Kasus pembunuhan gajah ini sampai sekarang belum terungkap siapa pelakunya. (more…)
94 Kasus Lingkungan Hidup DIY Belum Selesai
“Trend” peningkatan kasus lingkungan hidup terjadi di Yogyakarta. Trend tersebut setidaknya telah berlangsung di kawasan Merapi, Menoreh, perkotaan, dan pesisir selatan. Lingkupnya adalah pencemaran (udara, air, tanah), pelanggaran tata ruang, alih fungsi lahan, pratek eksploitasi, hingga pelanggaran hukum lingkungan. (more…)
Greenpeace University, Investasi untuk Indonesia
Bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, hari ini (5/6) Greenpeace meluncurkan program pelatihan training aktivis di Asia untuk pertama kalinya yang diberi nama Greenpeace University. Menurut Nur Hidayati, Greenpeace Country Representative Indonesia, program ini adalah sebuah investasi untuk Indonesia. (more…)







