•  4 February 2010 Pembunuh Harimau di Kebun Binatang Jambi di Vonis 3 Tahun 10 bulan Penjara   ::  
  •  23 December 2009 Aktifis Lingkungan atau Pengusaha Perusak Hutan?   ::  
  •  24 November 2009 Polda Jatim Sita Puluhan Kukang dan Lutung di Ngawi   ::  
  •  4 November 2009 Wildlife Trade in Bird Markets in Java is Still High   ::  
  •  1 November 2009 Gempa Bumi Tasikmalaya dan Padang: Refleksi Kesadaran Masyarakat Akan Bencana   ::  
  • Melanie Subono Duta ProFauna Bagi-bagi Stiker Bareng ‘Kera’    Print This Post   Email This Post

    October 20th, 2009 | Oleh Jack Rimbawan291
    Melanie Subono Duta ProFauna Bagi-bagi Stiker Bareng 'Kera'

    Sebuah organisasi perlindungan satwa liar Pro Fauna menggelar kampanye di Taman Cikapayang. Artis Melanie Subono sebagai duta Pro Fauna pun membagi-bagikan stiker ke setiap pengendara yang lewat di kawasan tersebut.

    Melanie yang memakai kaos kuning dan celana pendek itu melepaskan seekor kera dari kandang di tengah Taman Cikapayang. Kera tersebut kemudian dituntun untuk bagi-bagi stiker. Namun kera tersebut bukan kera betulan tapi orang yang memakai kostum kera.

    Setiap lampu merah Melanie dan 10 orang anggota Pro Fauna membagi-bagikan stiker bertuliskan ‘Stop Perdagangan Harimau’, dan ‘Stop Perdagagan Gajah’.

    Melanie menyatakan dirinya mengajak masyarakat untuk menjaga kelestarian satwa liar dengan tidak membeli satwa liar yang diperdagangkan. “Perdagangan satwa liar jadi ancaman serius bagi kelestarian satwa liar. Karena sebagian besar satwa ditangkap di alam liar,” ujar Melanie di sela-sela kampanye.

    Melanie juga mengatakan dirinya prihatin atas banyaknya binatang di Indonesia yang punah. “Saya prihatin dengan kondisi seperti itu, karena pada dasarnya saya penyayang binatang,” ujar Melanie.

    Putri promotor musik Adri Subono ini berharap pada pemerintah jika membuat pasal atau undang-undang tentang perlindungan hewan agar diberlakukan secara serius, karena menurutnya saat ini undang-undang hanya sebagai tulisan saja dan tidak diterapkan dengan baik.

    “Tolonglah pemerintah sadar bahwa negara ini sangat kaya, jangan sampai sudah hilang atau sudah punah atau sudah diklaim oleh bangsa lain baru mereka respek,” ujarnya.

    Ditambahkannya semua makhluk hidup ciptaan Tuhan dan yang berhak melakukan sesuatu itu hanya Tuhan.

    “Kita masih untung sebagai manusia punya mulut bisa protes hewan tidak bisa,” tandasnya.

    Dalam kampanye tersebut, sebuah spanduk bergambar satwa dan bertuliskan “Keep Wild Life in The Wild’ dibentangkan.

    Leave a Reply

     

    Related Posts

    •  
    • STATS
      • 537 members
      • 299 guests
      • Last Update On
        8 February, 2010
    •  
    •  
      Beritahabitat.NET Be An Environment Reporter
      Beritahabitat.NET Community Reader

      SAHABAT
      Lingkar Association
      GolonganDarah.Net
      Mapala.NET
      Yayasan Hijau

      Site Meter
      Environment Blogs - Blog Catalog Blog Directory
      Firefox 2
      ...
    •  
    • Credits
      • RSS Feed 2.0 RSS
      • RSS Feed 2.0 Atom
      • RSS Feed 2.0 Comments RSS
    • advertisement
    •  
    •  
     
    Close
    E-mail It