Keempat danau di Bali, yaitu Danau Buyan dan Tamblingan di kabupaten Buleleng, Danau Beratan di kabupaten Tabanan dan Danau Batur di Kabupaten Bangli, mengalami pencemaran, dengan tingkatan berbeda. Keadaan tersebut menuntut adanya upaya nyata agar kerusakan itu tidak semakin parah, sekaligus kelestarian danau dapat dipertahankan.
Di Denpasar, Rabu lalu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika, seperti dilansir Antara, mengungkapkan bahwa pemerintah Bali akan melibatkan tim ahli mengenai danau, agar keempat danau yang ada di Bali tetap lestari.
Pengoperasian perahu motor dan perahu motel tempel di danau juga dapat menimbulkan pencemaran, karena bahan bakar minyak (BBM) yang digunakan merembes ke permukaan air. “Kami juga akan melakukan pengkajian, perlu tidaknya mengoperasikan perahu motor, baik untuk atraksi pariwisata maupun sarana transportasi,” kata Gubernur Pastika.
Dari keempat danau tersebut, Danau Buyan memiliki tingkat pencemaran dan pendangkalannya cukup parah. “Jika dalam sepuluh tahun mendatang, pendangkalan itu tidak ditangani dengan baik dikhawatirkan akan permukaan air danau tertutup sama dengan lingkungan sekitarnya,” ujar Gubernur Pastika.
Pendangkalan danau tersebut akibat erosi lereng gunung, tumbuhnya enceng gondok maupun faktor kesengajaan dari masyarakat sekitarnya yang tanahnya berbatasan dengan danau.
Untuk itu upaya normalisasi danau mutlak harus dilakukan, dan pemerintah segera merencanakan penataan sebagai upaya melestarikan kawasan danau, ujar Gubernur Mangku Pastika.(*)










February 10th, 2009 at 3:24 pm
salam
February 10th, 2009 at 3:31 pm
go green