•  1 March 2010 Hutan Jawa Terancam: ProFauna Serukan Gerakan Penyelamatan Hutan   ::  
  •  14 February 2010 ProFauna Menyerukan Langkah Praktis dan Politis Untuk Menyelamatkan Hutan di Jawa   ::  
  •  4 February 2010 Pembunuh Harimau di Kebun Binatang Jambi di Vonis 3 Tahun 10 bulan Penjara   ::  
  •  9 January 2010 Catatan Tahunan 2009 ProFauna Indonesia: Perdagangan dan Penyelundupan Satwa Liar Indonesia Masih Tinggi   ::  
  •  23 December 2009 Aktifis Lingkungan atau Pengusaha Perusak Hutan?   ::  
  • Soroti Masalah Hutan, Kapal “Greenpeace” Kunjungi Indonesia    Print This Post   Email This Post

    September 27th, 2008 | Oleh Redaksi

    Kapal kelompok pecinta lingkungan “Greenpeace” akan mengunjungi Indonesia pada 6 Oktober sampai 15 November 2008 untuk mengkampanyekan “Stop Penghancuran Hutan, Stop Penghancuran Iklim”.

    Menurut Nabiha Shahab, Juru Kampanye Media “Greenpeace”, kapal “Esperanza” (bahasa Spanyol berarti harapan) tersebut akan tiba di Jayapura, Papua pada tanggal 6 Oktober untuk menyoroti masalah pertahanan hutan alam asli terakhir di Indonesia.

    “Hutan alam asli terakhir membentang dari Asia Tenggara, melalui Papua Nugini dan Kepulauan Solomon di Pasifik,” katanya.

    Hutan alam asli terakhir, katanya, terdiri atas hutan hujan tropis, hutan bakau, hutan pesisir, dan hutan gambut. Di dalamnya terdapat spesies tumbuhan dan hewan yang luar biasa jumlahnya dan sebagian besar diantaranya tidak terdapat di bagian lain di dunia ini. Selain itu, ratusan adat dan kebudayaan asli juga ada di dalamnya.

    Di Indonesia, hutan gambut dihabisi oleh pembalakan, pengeringan dan pembakaran untuk memberi tempat bagi perkebunan kepala sawit.Di beberapa tempat, hutan gambut ini kedalamannya mencapai lebih dari 12 meter.

    “Esperanza hadir di Indonesia untuk menyerukan pada pemerintah Indonesian untuk menerapkan moratorium secepatnya bagi semua bentuk konversi hutan, termasuk untuk penebangan industrial, ekspansi perkebunan kelapa sawit dan berbagai penyebab deforestasi,” katanya.

    “Esperanza” adalah kapal terbesar dalam armada “Greenpeace” yang diluncurkan pertama kali pada Februari 2002 saat kampanye penyelamatan hutan alam asli “Ancient Forests Save or Delete”. Dinakhodai oleh Kapten Madeline Habib, kapal sepanjang 72 meter tersebut akan berlayar di perairan Indonesia dengan kecepatan maksimum mencapai 16 knot.

    Sumber: Antara / Foto: Greenpeace.org

    Leave a Reply

     

    Related Posts

    •  
    • STATS
      • 541 members
      • 306 guests
      • Last Update On
        9 March, 2010
    •  
    •  
      Beritahabitat.NET Be An Environment Reporter
      Beritahabitat.NET Community Reader

      SAHABAT
      Lingkar Association
      GolonganDarah.Net
      Mapala.NET
      Yayasan Hijau

      Site Meter
      Environment Blogs - Blog Catalog Blog Directory
      Firefox 2
      ...
    •  
    • Credits
      • RSS Feed 2.0 RSS
      • RSS Feed 2.0 Atom
      • RSS Feed 2.0 Comments RSS
    • advertisement
    •  
    •  
     
    Close
    E-mail It