•  28 November 2008 Banjir Masih Mengancam Sumatera   ::  
  •  27 November 2008 Lowongan di Yayasan Jambata   ::  
  •  20 November 2008 Tiang Gantungan di Kebun Sawit   ::  
  •  17 November 2008 Workshop, Lomba dan Pameran Foto Keadilan Untuk Iklim   ::  
  •  17 November 2008 Kelapa Sawit Ancam Keanekaragaman Hayati Indonesia   ::  
  • COP: Lindungi Orangutan Di Luar Kawasan Konservasi    Print This Post   Email This Post

    June 12th, 2008 | Oleh Redaksi

    Centre for Orangutan Protection (COP) mendesak Departemen Kehutanan untuk segera bertindak proaktif melindungi orangutan yang berada di luar kawasan konservasi, terutama di Kalimantan Tengah. Jika tidak, prediksi COP yang menyatakan bahwa orangutan yang berada di luar kawasan konservasi di Kalimantan Tengah akan punah dalam 3 tahun mendatang, akan menjadi kenyataan.

    Saat ini, menurut Hardi Baktiantoro, Executive Director COP, perkebunan kelapa sawit PT. Nabatindo Karya Utama sedang mengancam kelangsungan hidup koloni terakhir orangutan yang berada di desa Tumbang Koling Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur. Kondisi ini terjadi meluas di hampir seluruh bagian propinsi Kalimantan Tengah. COP telah menghubungi Departemen Kehutanan di berbagai level, dari BKSDA Kalimantan Tengah hingga Menteri Kehutanan, tidak satupun pejabat yang menjanjikan penyelesaian masalah ini. Departemen Kehutanan nyaris tidak mampu berbuat apapun untuk melindungi orangutan di luar kawasan konservasi. COP tidak dapat menerima alasan bahwa Departemen Kehutanan menghindari benturan dengan pemangku kawasan setempat, yakni Dinas Kehutanan dari Pemerintah Daerah. COP juga tidak dapat menerima alasan bahwa belum ada peraturan yang melindungi habitat orangutan yang berstatus bukan kawasan konservasi.

    Berdasarkan Population and Habitat Viability (PHVA) 2004, jumlah orangutan di Kalimantan Tengah adalah 31.300 individu. Dengan laju kepunahan sebesar 9% per tahun atau 2817 individu, maka jumlahnya saat ini diperkirakan sebesar 20.032 individu. Ambisi Pemerintah Daerah untuk meningkatkan penghasilan melalui sektor perkebunan kelapa sawit telah menyebabkan pembabatan hutan besar-besaran, termasuk habitat-habitat orangutan. Pemantauan COP sepanjang tahun 2007 - 2008 di seluruh habitat orangutan di seluruh Kalimantan Tengah, menyimpulkan bahwa setidaknya 8613 orangutan berada dalam kondisi terancam karena tinggal di luar kawasan konservasi. Habitat mereka sewaktu-waktu dapat dihancurkan untuk perkebunan kelapa sawit. Dengan laju kepunahan sebesar 2817 per tahun, maka orangutan yang berada di luar kawasan konservasi di kalimantan Tengah akan punah di alam dalam 3 tahun mendatang.

    Sejauh ini, Departemen Kehutanan hanya bisa melakukan evakuasi. Orangutan dipindahkan ke hutan lain atau dikirim ke Pusat Rehabilitasi. Yang dikirim ke Pusat Rehabilitasi umumnya orangutan yang berada dalam kondisi luka parah atau masih bayi karena induknya telah tewas dibunuh. Kini seluruh Pusat Rehabilitasi telah penuh dan kelebihan daya tampung. Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyarumenteng di Kalimantan Tengah hanya bisa menerima bayi orangutan, tidak untuk orangutan dewasa karena sudah tidak ada tempat lagi. Diperlukan sebuah kemauan politik untuk melindungi orangutan dan habitatnya. **)

    Leave a Reply

     

    One Response to “COP: Lindungi Orangutan Di Luar Kawasan Konservasi”

    1. fauzi Says:

      industri kelapa sawit vs orang utan, setidaknya ada upaya mitigasi dari berbagai lembaga, agar persoalan orang utan cepat selesai, termasuk sebuah “kemauan politik”, kata penulis di atas.

    Related Posts

    •  
    • STATS
      • 365 members
      • 211 guests
      • Last Update On
        9 December, 2008
    •  
    •  
      Beritahabitat.NET Be An Environment Reporter
      Beritahabitat.NET Community Reader

      SAHABAT
      Lingkar Association
      GolonganDarah.Net
      Mapala.NET
      Yayasan Hijau

      Site Meter
      Environment Blogs - Blog Catalog Blog Directory
      Firefox 2
      ...
    •  
    • Credits
      • RSS Feed 2.0 RSS
      • RSS Feed 2.0 Atom
      • RSS Feed 2.0 Comments RSS
    • advertisement
    •  
    •  
     
    Close
    E-mail It