•  4 July 2008 Waspadai Bahaya Plastik   ::  
  •  29 June 2008 Profauna Indonesia Serukan Petisi Perlindungan Nuri dan Kakatua   ::  
  •  24 June 2008 Mollo dan Kejahatan RUU Minerba   ::  
  •  20 June 2008 Sikap Bapedalda Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalsel Mendapat Apresiasi dan Dukungan   ::  
  •  19 June 2008 Bapedalda Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalsel Tolak Amdal PT. Mantimin Coal Mining   ::  
  • Negara Swiss Menduduki Peringkat Pertama Bidang Lingkungan Hidup    Print This Post   Email This Post

    January 24th, 2008 | Oleh Redaksi

    Negara Swiss berada di peringkat pertama dalam kebijakan pemerintah dalam program lingkungan. Sedangkan Amerika Serikat tertinggal jauh dari dari negara-negara industri maju di dunia. Penilaian yang terdiri dari 6 isu utama lingkungan termasuk polusi udara, kualitas air, dan cara mereka mengontrol polusi industri tersebut berdasarkan Indeks Performa Lingkungan 2008 yang dikeluarkan di Forum Ekonomi Dunia.

    Swedia berada di peringkat kedua menurut para peneliti yang mayoritas berasal dari Universitas Yale dan Columbia. Norwegia, Finlandia, dan Costa Rica mengikuti di belakangnya. Amerika sendiri memiliki nilai buruk akibat emisi gas rumah kaca dan dampak polusi udara terhadap ekosistem. Negara ini berada di peringkat 39 jauh tertinggal dari negara maju lainnya seperti Inggris (14) dan Jepang (21).

    ”Kondisi AS saat ini seharusnya menjadi perhatian utama kampanye Presiden mendatang sebagaimana juga kebijakan ekonomi di bidang pertanian, energi, dan air,” ungkap Gus Speth, dekan Kajian Program Kehutanan dan Lingkungan Universitas Yale. “Ranking AS berada di bawah Albania, Rusia, dan Panama adalah memalukan” ungkap Speth. (Reuters/Red)

    Leave a Reply

     

    3 Responses to “Negara Swiss Menduduki Peringkat Pertama Bidang Lingkungan Hidup”

    1. Marihot Sirait Says:

      Kalau Indonesia ada diurutan ke berapa? Atau tidak masuk dalam hitungan?

    2. Maria Helena Says:

      Swiss adalah negara yang patut dicontoh..kiranya masyarakat Indonesia juga bisa menerapkannya. Saya pergi ke sekolah dengan bus dan ayah saya kerja naik kereta api. Tujuan kami adalah untuk mengurangi penghasilan CO2 dengan menaiki alat transportasi. Sebenarnya mudah, asalkan kita mau mengorbankan diri untuk mengurangi polusi.

    3. Maria Helena Says:

      o iya…memiliki mobil jangan untuk memenuhi sesuatu yang tidak penting…kita bisa menggunakan mobil seminggu sekali untuk kebutuhan. Jangan anggap bahwa mobil adalah cerminan dari harga diri kita.

    Related Posts

    •  
    • STATS
      • 296 members
      • 125 guests
      • Last Update On
        4 July, 2008
    •  
    •  
      Beritahabitat.NET Be An Environment Reporter
      Beritahabitat.NET Community Reader

      SAHABAT
      GolonganDarah.Net
      Mapala.NET

      Site Meter
      Environment Blogs - Blog Catalog Blog Directory
      Firefox 2
    •  
    • Credits
      • RSS Feed 2.0 RSS
      • RSS Feed 2.0 Atom
      • RSS Feed 2.0 Comments RSS
    •  
    •  
    •  
     
    Close
    E-mail It