Orang berpuasa menunggu hari raya Idul Fitri untuk menyambut kemenangan. Namun, hal yang unik dilakukan Rizki aktifis Profauna sambil mengayuh bersepeda keliling pulau Bali, Lombok sampai pulau Jawa mengunjungi 40 kota berakhir di Jakarta (10/010) Bundaran HI.Â
Adapun tema yang di usung yakni “Satwa Liar Lebih Indah di Alam Bukan di Dalam Sangkar. Ide ini menurut Rizki dilatarbelakangi dengan tingginya angka kepemilikan satwa oleh masyarakat. Meski sudah diatur dalam UU No.5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun dan denda maksimal Rp. 100 juta Rupiah.
Kegiatan ini dilakukan mulai tanggal 13 September 2007. Meski sendiri Ia tetap bersemangat sambil melakukan aksi simpatik pemasangan spanduk serta pembagian produk di 40 kota tentang perlindungan satwa liar. “Respon masyarakat, sangat simpatik terutama para turis di kapal Ferry dalam perjalanan ke Lombok,”ujar Rizky.
Meski hampir kena jegal oleh segilintir orang tak dikenal saat di Lombok. Namun, Rizki tak gentar. “Tujuan saya hanya kampanye untuk satwa liar, kenapa harus takut,”jelasnya.
Diharapkan kegiatan ini nantinya masyarakat bakal sadar tentangnya pentingnya kebebasan satwa liar di alam.







