•  28 November 2008 Banjir Masih Mengancam Sumatera   ::  
  •  27 November 2008 Lowongan di Yayasan Jambata   ::  
  •  20 November 2008 Tiang Gantungan di Kebun Sawit   ::  
  •  17 November 2008 Workshop, Lomba dan Pameran Foto Keadilan Untuk Iklim   ::  
  •  17 November 2008 Kelapa Sawit Ancam Keanekaragaman Hayati Indonesia   ::  
  • Kue Lumpur    Print This Post   Email This Post

    July 11th, 2007 | Oleh Redaksi

    *) Cerpen Simpatisan Untuk Korban Lumpur Lapindo Sidoarjo

    Oleh: Sarah Serena

    Gadis kecil itu menatap dandang merah jambu di depan matanya, dengan tatapan kosong, terlihat tak ada tanda-tanda gairah kehidupan dalam dirinya. Tragedi itu masih saja terus menghantui dirinya yang masih lugu. Suara ibunya masih senantiasa terdengar dalam telinga kecilnya yang imut. Harumi baunya, masih tercium olehnya meski kini dia tak lagi bersama ibunya.

    Pikirannya selalu menerawang jauh, seakan-akan gadis kecil itu berada di tempat lain, walau sebenarnya kini dia berada dalam penampungan anak yatim piatu korban lumpur Lapindo. Pikirannya senantiasa mengajak dirinya untuk mengenang masa lalu. Masa di saat ia masih berada di sisi ibundanya yang tercinta. Masa di mana ia membantu ibunya dengan penuh suka cita untuk menjajakan kue buatan ibunya keliling kampung Srirejo, Porong, Sidoarjo. Betapa bahagianya ia ketika itu. Walau hanya ada ibu dan gadis kecil itu, namun keduanya sangat bahagia, karena mereka saling memiliki satu sama lain.

    Gadis kecil itu selalu membanggakan kue lemper ayam buatan ibunya kepada teman-teman sepermainannya. Biasanya seusai pulang sekolah, ia akan menghampiri ibunya, untuk menanyakan apakah kue yang akan dijual sudah siap atau belum. Apabila kue tersebut sudah siap, biasanya ibu gadis kecil itu selalu menempatkan kue lemper ayam yang akan dijual dalam sebuah dandang berwarna merah jambu, warna favoritnya.

    Setelah mengambil kue dalam dandang yang akan dijual, gadis itu dengan penuh semangat segera pergi keliling kampung menjajakan kue buatan ibunya. Meski tangan kanannya cacat, tak pernah ada hambatan baginya untuk menjual kue buatan ibunya itu.

    Gadis kecil itu merupakan penjual cilik yang tergolong sukses, biasanya hasil jualan kue tersebut bias menghasilkan modal untuk bikin kue lemper ayam untuk dua hari ke depan. Namun tak disangka dan dinyana, suatu hari pada saat gadis kecil itu tengah tertidur lelap, dia mendengan suara teriakan ibunya dari dapur memanggil namanya, “Ani, cepat lariï! cepat lari!â€

    Teriakan ibunya tersebut seketika membangunkan gadis itu dari tidurnya. Dengan cepat, gadis itu loncat dari tempat tidurnya, menuju dapur.

    Tetapi….!!! Ah, semuanya sudah terlambat. Ibunya sudah terendam dalam lumpur panas yang masuk kerumah lewat pintu dapur, sementara kue lemper yang masih ada di pemanggangan telah berubah bentuk menjadi kue lumpur yang tak memiliki rasa. Gadis kecil itu lemas seketika, semuanya terasa gelap, dia pun menutup mata kecilnya tanpa dikehendakinya. Terkejut gadis kecil itu kemudian, tatkala ia mendapati dirinya sudah berada dalam sebuah ruangan besar bersama anak-anak lainnya.

    Ia tak ingat, bagaimana dia bisa sampai dalam ruangan tersebut. Dia tak ingat mengapa, dia bisa selamat dalam lumpur ganas yang tak punya hati nurani itu, dia juga tak ingat lagi mengapa lumpur itu hanya berhenti sampai dapur rumahnya.

    Yang dia ingat hanyalah, wajah kue lumpur hitam yang menjijikan. Kue yang dulu menjadi kebanggaan dirinya, kini berubah menjadi mimpi buruknya, membuat dirinya tenggelam dalam trauma berkepanjangan, hingga tak lagi bisa menelan kue tersebut untuk selamanya…

    Sarah Serena
    Jl. Haji Matali Blok C No.8, intara Jaya 3 , Bintara Jaya

    Catatan Redaksi: Pemuatan cerpen ini di beritahabitat.net sudah dengan sepengetahuan dan ijin dari penulis.

    Leave a Reply

     

    Related Posts

    •  
    • STATS
      • 365 members
      • 211 guests
      • Last Update On
        9 December, 2008
    •  
    •  
      Beritahabitat.NET Be An Environment Reporter
      Beritahabitat.NET Community Reader

      SAHABAT
      Lingkar Association
      GolonganDarah.Net
      Mapala.NET
      Yayasan Hijau

      Site Meter
      Environment Blogs - Blog Catalog Blog Directory
      Firefox 2
      ...
    •  
    • Credits
      • RSS Feed 2.0 RSS
      • RSS Feed 2.0 Atom
      • RSS Feed 2.0 Comments RSS
    • advertisement
    •  
    •  
     
    Close
    E-mail It