<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.1.3" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Pendidikan Lingkungan: Untuk Sebuah Keberlanjutan Hidup Bersama</title>
	<link>http://beritahabitat.net/2007/06/29/pendidikan-lingkungan-untuk-sebuah-keberlanjutan-hidup-bersama/</link>
	<description>Portal Lingkungan Hidup Kita</description>
	<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 15:23:11 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.1.3</generator>

	<item>
		<title>By: Lutfi Pratomo</title>
		<link>http://beritahabitat.net/2007/06/29/pendidikan-lingkungan-untuk-sebuah-keberlanjutan-hidup-bersama/#comment-42</link>
		<author>Lutfi Pratomo</author>
		<pubDate>Wed, 08 Aug 2007 15:19:12 +0000</pubDate>
		<guid>http://beritahabitat.net/2007/06/29/pendidikan-lingkungan-untuk-sebuah-keberlanjutan-hidup-bersama/#comment-42</guid>
					<description>Setuju dengan tulisan ini.
Penulis terdorong dengan rasa semangat yang tinggi dengan meyelamatkan lingkungan di tengah krisis multi global. Namun, sayang perjanjian WTO washingtonlah yang dengan doktrin neo liberalisme yang menjadi krisis asal muasal sebuah tragedi lingkungan hidup dan pemanasan global tidak di bahas dalam tulisan ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setuju dengan tulisan ini.<br />
Penulis terdorong dengan rasa semangat yang tinggi dengan meyelamatkan lingkungan di tengah krisis multi global. Namun, sayang perjanjian WTO washingtonlah yang dengan doktrin neo liberalisme yang menjadi krisis asal muasal sebuah tragedi lingkungan hidup dan pemanasan global tidak di bahas dalam tulisan ini.</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>By: Pendidikan Lingkungan: Untuk Sebuah Keberlanjutan-Hidup Bersama &#171; LoenBun</title>
		<link>http://beritahabitat.net/2007/06/29/pendidikan-lingkungan-untuk-sebuah-keberlanjutan-hidup-bersama/#comment-57</link>
		<author>Pendidikan Lingkungan: Untuk Sebuah Keberlanjutan-Hidup Bersama &#171; LoenBun</author>
		<pubDate>Tue, 04 Sep 2007 19:46:48 +0000</pubDate>
		<guid>http://beritahabitat.net/2007/06/29/pendidikan-lingkungan-untuk-sebuah-keberlanjutan-hidup-bersama/#comment-57</guid>
					<description>[...] memandang hari esok sebagai hari milik kita semua, atau ini tidak akan menjadi milik siapapun. Read the rest of this entry »                  Blog pada WordPress.com. Theme: Iceburgg by Devlounge.  [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[&#8230;] memandang hari esok sebagai hari milik kita semua, atau ini tidak akan menjadi milik siapapun. Read the rest of this entry »                  Blog pada WordPress.com. Theme: Iceburgg by Devlounge.  [&#8230;]</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>By: Rini</title>
		<link>http://beritahabitat.net/2007/06/29/pendidikan-lingkungan-untuk-sebuah-keberlanjutan-hidup-bersama/#comment-97</link>
		<author>Rini</author>
		<pubDate>Tue, 27 Nov 2007 04:07:39 +0000</pubDate>
		<guid>http://beritahabitat.net/2007/06/29/pendidikan-lingkungan-untuk-sebuah-keberlanjutan-hidup-bersama/#comment-97</guid>
					<description>Topik yang sangat menarik. Saat ini Indonesia sudah sampai di mana ya? Apakah berkutat dengan konsep lama 'pendidikan lingkungan' saja sudah sangat sulit, jadi belum terpikirkan tentang 'Education for Sustainable Development'? Sayang sekali kalau hanya beberapa orang saja yang punya kompetensi di ESD dari ratusan juta penduduk. Bukan hal mudah tetapi semoga pendidikan formal, informal maupun non-formal segera tersentuh ESD ya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Topik yang sangat menarik. Saat ini Indonesia sudah sampai di mana ya? Apakah berkutat dengan konsep lama &#8216;pendidikan lingkungan&#8217; saja sudah sangat sulit, jadi belum terpikirkan tentang &#8216;Education for Sustainable Development&#8217;? Sayang sekali kalau hanya beberapa orang saja yang punya kompetensi di ESD dari ratusan juta penduduk. Bukan hal mudah tetapi semoga pendidikan formal, informal maupun non-formal segera tersentuh ESD ya.</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>By: Ninil RM</title>
		<link>http://beritahabitat.net/2007/06/29/pendidikan-lingkungan-untuk-sebuah-keberlanjutan-hidup-bersama/#comment-100</link>
		<author>Ninil RM</author>
		<pubDate>Wed, 28 Nov 2007 05:32:39 +0000</pubDate>
		<guid>http://beritahabitat.net/2007/06/29/pendidikan-lingkungan-untuk-sebuah-keberlanjutan-hidup-bersama/#comment-100</guid>
					<description>Salam,
Beberapa hal sangat relatif jika kita menyikapi wacana dan praksis pendidikan lingkungan. Misalnya soal konsep seperti yang anda sampaikan. Konsep Pendidikan lingkungan (PL) misalnya. Apa yang disebut lama? Karena soal "lama" ini juga relatif - lama menurut siapa? Jika berdasarkan sejarahnya sejak berarti bicara tentang konsep PL sebagai alat konservasi (upaya pelestarian, perlindungan, dan pemanfaatan lingkungan). Jika berdasarkan "konsep" yang dimimani dunia karena telah pernah disepakati maka kita bicara tentang "tujuan PL sebagai proses perubahan prilaku dan pembentukan pola pikir".

Soal ESD? Ini adalah pilihan lain - seperti ketika kita boleh mengatakan ada PL lama dan ada PL baru! Dan sejarah juga akan membuktikan mana yang sebatas isu dan mana yang memang benar-benar melakukan transformasi.

Tabik,
Ninil</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam,<br />
Beberapa hal sangat relatif jika kita menyikapi wacana dan praksis pendidikan lingkungan. Misalnya soal konsep seperti yang anda sampaikan. Konsep Pendidikan lingkungan (PL) misalnya. Apa yang disebut lama? Karena soal &#8220;lama&#8221; ini juga relatif - lama menurut siapa? Jika berdasarkan sejarahnya sejak berarti bicara tentang konsep PL sebagai alat konservasi (upaya pelestarian, perlindungan, dan pemanfaatan lingkungan). Jika berdasarkan &#8220;konsep&#8221; yang dimimani dunia karena telah pernah disepakati maka kita bicara tentang &#8220;tujuan PL sebagai proses perubahan prilaku dan pembentukan pola pikir&#8221;.</p>
<p>Soal ESD? Ini adalah pilihan lain - seperti ketika kita boleh mengatakan ada PL lama dan ada PL baru! Dan sejarah juga akan membuktikan mana yang sebatas isu dan mana yang memang benar-benar melakukan transformasi.</p>
<p>Tabik,<br />
Ninil</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>By: Jes Putra</title>
		<link>http://beritahabitat.net/2007/06/29/pendidikan-lingkungan-untuk-sebuah-keberlanjutan-hidup-bersama/#comment-311</link>
		<author>Jes Putra</author>
		<pubDate>Wed, 13 Aug 2008 07:18:03 +0000</pubDate>
		<guid>http://beritahabitat.net/2007/06/29/pendidikan-lingkungan-untuk-sebuah-keberlanjutan-hidup-bersama/#comment-311</guid>
					<description>Salam Lestari...
Gagasan dan pikiran dalam tulisan ini memang sangat menarik dan logis.
Tingal bagaimana kita bisa saling berSINERGI untuk mewujudka terjadinya peningkatan pengetahuan,perubahan sikap dan prilaku yang lebih berSAHABAT dengan ALAM.

Salam kenal kembali... Jes Putra, KKA Aceh tahun 1998</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam Lestari&#8230;<br />
Gagasan dan pikiran dalam tulisan ini memang sangat menarik dan logis.<br />
Tingal bagaimana kita bisa saling berSINERGI untuk mewujudka terjadinya peningkatan pengetahuan,perubahan sikap dan prilaku yang lebih berSAHABAT dengan ALAM.</p>
<p>Salam kenal kembali&#8230; Jes Putra, KKA Aceh tahun 1998</p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
