•  27 July 2010 Kampung Ukir Yang Nyaris Tersingkir   ::  
  •  23 June 2010 A Rebuttal for Komodo   ::  
  •  1 March 2010 Hutan Jawa Terancam: ProFauna Serukan Gerakan Penyelamatan Hutan   ::  
  •  14 February 2010 ProFauna Menyerukan Langkah Praktis dan Politis Untuk Menyelamatkan Hutan di Jawa   ::  
  •  4 February 2010 Pembunuh Harimau di Kebun Binatang Jambi di Vonis 3 Tahun 10 bulan Penjara   ::  
  • Kabar dari Tempat Peteluran Penyu Hijau Terbesar di Indonesia    Print This Post   Email This Post

    June 19th, 2007 | Oleh stringeresha
    Kabar dari Tempat Peteluran Penyu Hijau Terbesar di Indonesia

    Indonesia Reef 2007, Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur

    Memeriksa Karang Kawasan Peteluran Penyu Hijau Terbesar di Indonesia

    Oleh Desy Sitindaon/National Geographic Indonesia

    Usai melihat keindahan bawah laut dan memeriksa rehabilitasi karang di perairan Taman Nasional Komodo pada akhir Mei lalu, kini Indonesia Reef 2007 kembali mengajak relawan penyelam menuju Kawasan Konservasi Laut Berau, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Kegiatan yang rencananya akan memeriksa kesehatan karang di perairan Kepulauan Derawan itu digelar pada 18 – 23 Juni 2007 dan melibatkan sejumlah mitra: pemerintah Kabupaten Berau, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Badan Pengelola Kawasan Konservasi Laut Derawan, WWF-Indonesia dan The Nature Conservancy (TNC).

    Saat menyambut kedatangan tim relawan Indonesia Reef 2007 di Tanjung Redeb, Senin (19/8), Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Berau, Hatta Asryad menyatakan dukungannya terhadap kegiatan ini. Pada kesempatan yang sama, ia juga menjelaskan sejarah penetapan kawasan konservasi laut. Matheus H. Halim, Project Leader WWF-Indonesia dan TNC Joint Program Berau, juga memaparkan arti penetapan kawasan Derawan dari sisi pelestarian. Manfaatnya, tentu akan dirasakan oleh anak cucu para penduduk lokal dan warga Kabupaten Berau.

    Sebelum melakukan kegiatan pemeriksaan kesehatan karang, relawan akan mendapatkan penjelasan teori protokol pengawasan dari tim WWF-Indonesia dan TNC Joint Program Berau pada Selasa (19/6), di Pulau Derawan. Protokol yang digunakan merupakan hasil kesepakatan dan rekomendasi dari lokakarya yang diadakan pada tanggal 9 – 17 Juni 2006 di Derawan. Metode yang dipakai berdasarkan metode yang digunakan di Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur selama periode 1996 – 2002.

    Kisah lengkapnya dapat dilihat di www.indonesiareef.com

    Foto: Reynold Sumayku/National Geographic Indonesia

    Leave a Reply

     

    Related Posts

    •  
    • STATS
      • 562 members
      • 337 guests
      • Last Update On
        28 August, 2010
    •  
    •  
      Beritahabitat.NET Be An Environment Reporter
      Beritahabitat.NET Community Reader

      SAHABAT
      Lingkar Association
      GolonganDarah.Net
      Mapala.NET
      Yayasan Hijau

      Site Meter
      Environment Blogs - Blog Catalog Blog Directory
      Firefox 2
      ...
    •  
    • Credits
      • RSS Feed 2.0 RSS
      • RSS Feed 2.0 Atom
      • RSS Feed 2.0 Comments RSS
    • advertisement
    •  
    •  
     
    Close
    E-mail It