•  19 August 2008 Sekilas Tentang Children Voices on The Indonesian Environment   ::  
  •  8 August 2008 Buletin Anak KEJORA   ::  
  •  6 August 2008 CHILDREN VOICES ON THE INDONESIAN ENVIRONMENT   ::  
  •  1 August 2008 Lowongan Staf Pengembangan Informasi dan Dokumentasi - HuMa   ::  
  •  31 July 2008 Pekarangan Rumah sebagai Alternatif Penangkaran Tanaman Obat Indonesia   ::  
  • Nasib Monyet Liar Hutan Lindung Sibaganding Sumatera Utara    Print This Post   Email This Post

    June 11th, 2007 | Oleh Nima
    Nasib Monyet Liar Hutan Lindung Sibaganding Sumatera Utara

    Beberapa minggu yang lalu, saya melakukan liputan tentang monyet-monyet liar yang ada di Hutan Lindung Sibatu Loting, Sibaganding, Parapat Sumatera Utara. Hutan lindung ini berlokasi sekitar 3 km menjelang kota Parapat, Sumatera Utara. Di hutan ini hidup ratusan, bahkan mungkin ribuan ekor monyet liar. Sayangnya, kondisi mereka tampak memprihatinkan, badan mereka kurus karena kekurangan makan di hutan. Akhirnya, mereka banyak mengemis akanan di jalan. Resikonya, tertabrak para pengendara.

    monyet di pinggir danau

    sekeluarga monyet

    Satu keluarga monyet liar Hutan Lindung Sibaganding. Lihatlah, perutnya kurus-kurus. Ketersediaan makanan di habitat aslinya berbanding terbalik dengan populasi monyet. Dibutuhkan perhatian lebih dari pemerintah.

    monyet bercanda

    Dana yang didapat sangat tidak mencukupi untuk menyediakan makan bagi monyet-monyet ini. Untuk itu, Umar Manik dan istrinya, Maria Marbun, yang sejak tahun 1986 berupaya melestarikan monyet-monyet itu. Agar pelestarian tersebut dapat berjalan, Manik harus bekerja ekstra untuk mendapatkan dana tambahan.

    Leave a Reply

     

    4 Responses to “Nasib Monyet Liar Hutan Lindung Sibaganding Sumatera Utara”

    1. Sutjito Hadi Sudarmo Says:

      Maklumlah monyet-monyet hutan sama kurus karena habitatnya dibuat ngempanin anak cucu yang ada di kota kan perutnya buncit-buncit . Gimana kalau monyet-monyet dari kota distop agar tidak ganggu habitat nenek moyangnya ?!
      Yang nyetop ya mestinya yang masih sayang sama nenek moyang, artinya bahwa kita perlu menyadari semua adalah sesama komponen alam.Kembali pada penegak hukum yang beriman artinya berpengetahuan dan mengimplementasikannya amanah.

    2. Marihot Sirait Says:

      Sedih memang melihat kondisi alam kita sekarang ini. Sampai-sampai hewan pun kelaparan akibat habitat yang rusak. Semoga aja semakin banyak insan yang peduli lingkungan, supaya semua makhluk di alam ini dapat hidup rukun dan tenteram. Semoga.

    3. gregory Says:

      Alam ini hanyalah pinjaman dari anak cucu kita, bukan warisan nenek moyang…
      Kadang-kadang aku heran, kita yang diciptakan sebagai manusia bisa bertindak lebih tolol dari hewan yang paling bodoh…merusak alam…suatu tindakan yang sangat tidak terpuji, menebang hutan, membunuh satwa, menjual kayu curian atau apalah yang semacam itu…suatu perbuatan yang amat sangat terkutuk!!
      Saya sangat mendukung upaya pemerintah, terutama pihak Kepolisian yang sangat concern memberantas illegal logging dan tindakan lain yang merusak alam!!
      Buat Pak Kapolri, proficiat!!Sikat habis para cukong kayu, pelaku illegal logging, pemburu satwa dan sejenisnya!!

    4. green Says:

      Monyet Ajja Kelapan akibat ulah tangan2 yang tak bertanggung jawab,yang hanya mementingkan kantong nya sendiri,, penebangan hutan,, kalo nga ada yang ngasih wewenang/memberi ijin ngak mungkin ditebang,,, ayooooo… di suap berapa tuh unk ngasih izin nya?? Dasar aparat2 yang di percaya berkhianat ama amanah rakyat,,, semoga kalian sadar ,,,

    Related Posts

    •  
    • STATS
      • 316 members
      • 157 guests
      • Last Update On
        20 August, 2008
    •  
    •  
      Beritahabitat.NET Be An Environment Reporter
      Beritahabitat.NET Community Reader

      SAHABAT
      GolonganDarah.Net
      Mapala.NET

      Site Meter
      Environment Blogs - Blog Catalog Blog Directory
      Firefox 2
    •  
    • Credits
      • RSS Feed 2.0 RSS
      • RSS Feed 2.0 Atom
      • RSS Feed 2.0 Comments RSS
    •  
    •  
    •  
     
    Close
    E-mail It