Beberapa minggu yang lalu, saya melakukan liputan tentang monyet-monyet liar yang ada di Hutan Lindung Sibatu Loting, Sibaganding, Parapat Sumatera Utara. Hutan lindung ini berlokasi sekitar 3 km menjelang kota Parapat, Sumatera Utara. Di hutan ini hidup ratusan, bahkan mungkin ribuan ekor monyet liar. Sayangnya, kondisi mereka tampak memprihatinkan, badan mereka kurus karena kekurangan makan di hutan. Akhirnya, mereka banyak mengemis akanan di jalan. Resikonya, tertabrak para pengendara.


Satu keluarga monyet liar Hutan Lindung Sibaganding. Lihatlah, perutnya kurus-kurus. Ketersediaan makanan di habitat aslinya berbanding terbalik dengan populasi monyet. Dibutuhkan perhatian lebih dari pemerintah.

Dana yang didapat sangat tidak mencukupi untuk menyediakan makan bagi monyet-monyet ini. Untuk itu, Umar Manik dan istrinya, Maria Marbun, yang sejak tahun 1986 berupaya melestarikan monyet-monyet itu. Agar pelestarian tersebut dapat berjalan, Manik harus bekerja ekstra untuk mendapatkan dana tambahan.
Leave a Reply
4 Responses to “Nasib Monyet Liar Hutan Lindung Sibaganding Sumatera Utara” |
Related Posts |








February 22nd, 2008 at 6:47 am
Maklumlah monyet-monyet hutan sama kurus karena habitatnya dibuat ngempanin anak cucu yang ada di kota kan perutnya buncit-buncit . Gimana kalau monyet-monyet dari kota distop agar tidak ganggu habitat nenek moyangnya ?!
Yang nyetop ya mestinya yang masih sayang sama nenek moyang, artinya bahwa kita perlu menyadari semua adalah sesama komponen alam.Kembali pada penegak hukum yang beriman artinya berpengetahuan dan mengimplementasikannya amanah.
March 1st, 2008 at 10:38 am
Sedih memang melihat kondisi alam kita sekarang ini. Sampai-sampai hewan pun kelaparan akibat habitat yang rusak. Semoga aja semakin banyak insan yang peduli lingkungan, supaya semua makhluk di alam ini dapat hidup rukun dan tenteram. Semoga.
April 16th, 2008 at 8:41 am
Alam ini hanyalah pinjaman dari anak cucu kita, bukan warisan nenek moyang…
Kadang-kadang aku heran, kita yang diciptakan sebagai manusia bisa bertindak lebih tolol dari hewan yang paling bodoh…merusak alam…suatu tindakan yang sangat tidak terpuji, menebang hutan, membunuh satwa, menjual kayu curian atau apalah yang semacam itu…suatu perbuatan yang amat sangat terkutuk!!
Saya sangat mendukung upaya pemerintah, terutama pihak Kepolisian yang sangat concern memberantas illegal logging dan tindakan lain yang merusak alam!!
Buat Pak Kapolri, proficiat!!Sikat habis para cukong kayu, pelaku illegal logging, pemburu satwa dan sejenisnya!!
June 11th, 2008 at 2:58 pm
Monyet Ajja Kelapan akibat ulah tangan2 yang tak bertanggung jawab,yang hanya mementingkan kantong nya sendiri,, penebangan hutan,, kalo nga ada yang ngasih wewenang/memberi ijin ngak mungkin ditebang,,, ayooooo… di suap berapa tuh unk ngasih izin nya?? Dasar aparat2 yang di percaya berkhianat ama amanah rakyat,,, semoga kalian sadar ,,,