Seyogyanya memang begitu. Semestinya harus seperti itu. Artinya dalam segala hal, seharusnya dimulai dari diri sendiri. Termasuk dalam hal ini soal pelestarian sumber daya alam, juga kebersihan lingkungan.
Saya kebetulan tinggal di Surabaya. Saya kebetulan orang yang suka gemes lihat orang yang suka buang sampah sembarangan. Entah apa yang ada di benak mereka manakala melempar puntung rokok usai tersedot, gelas kemasan usai terteguk habis airnya, atau plastik bungkus makanan setelah tersantap habis makanannya. Selesai melampiaskan hasratnya, bruk main lempar begitu saja.
Saya tak hendak cerewet. Tetapi kok bisa sih melakukan itu. Seenaknya saja berbuat, tanpa berpikir adanya keseimbangan alam yang bakal terganggu di kemudian hari oleh tindakan sesat sesaat. Tentunya sudah rahasia umum dong ya kalau plastik itu tak bisa terurai oleh mikroorganisme. Akibatnya merusak tanah. Lalu mengganggu ekosistem. Ujung-ujungnya manusia juga yang rugi. Betapa tidak, lingkungan sekitar juga ada untuk membantu menyediakan kebutuhan untuk kesejahteraan manusia.
Saya tak ingin menuduh. Akan tetapi deretan bencana alam yang selama ini muncul bergantian itu juga akibat andil manusia yang enggan bersikap arif. Apa sih susahnya membuang sampah pada tempatnya. Toh tenaga untuk melempar sampah semburat ke segala arah juga sebesar energi yang keluar untuk melangkah menuju tempat sampah. Tak perlu banyak cakap rasanya, mulai dari diri sendiri untuk bersikap bersih. Jika begitu, keluarga dan orang sekitar kita akan turut melakukannya. Lalu masyarakat banyak, kemudian negara, dan pada akhirnya dunia akan merasa diteladani. So, mulai dari diri, maka kita akan mampu mengubah dunia, pelan tapi pasti!!
Leave a Reply
One Response to “Mulai Dari Diri Sendiri” |
Related Posts |










January 14th, 2008 at 11:32 am
setuju tuh.. kebetulan saya juga di Surabaya.. n sekalipun Surabaya juga adalah tempat tujuan utama pekerja luar kota di Jawa Timur dan amat sangat banyak pendatang di sini tapi.. thanx God ! kita ga separah Jakarta.. ! tapi bener deh.. daerah utara Surabaya tuh perlu dibenerin .. parah..! banyak pendatangnya sih.. ga ikut memiliki kali yah?